Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Surat buat Pak Beye


Sempat stuck gak punya ide buat nulis, akhirnya aku bisa nemu bahan lagi buat tulisan. Ceritanya, kemarin malem minggu aku malmingan sama leptop. Buka twitter, buka G+ stalking seseorang. Buka pic-pic yang diupload olehnya dan aku pun pacaran sama JPEG. Puas pacaran sama JPEG, aku buka youtube. Aku nemu video gituan:



Bagi yang males buat buffer. Nih aku kasih deskripsi videonya:
Tau Kick Andy kan? Bener tau? Ciyus? Miapah? Episode waktu itu tentang orang-orang yang merasa diperlakukan tidak adil oleh negara. Dan di acara itu, mereka-mereka yang merasa diberlakukan tidak adil oleh negara membacakan sepucuk surat yang ditujukan kepada Pak SBY.

Gara-gara liat video itu aku jadi pengen juga ngirim surat buat pak presiden. Isi suratnya kayak gini nih:

Kpd. Yth Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Republik Indonesia

Dengan hormat,
Izinkanlah saya memperkenalkan diri. Agar bapak tahu siapa saya. Nama saya Indra. Saya adalah seorang pelajar. Umur 15 tahun. Hobi main keong. Makanan favorit saya bakso pak gomblo. Semenjak keseringan makan disitu, saya jadi lambat buat menerima pelajaran, mungkin ini akibat MSG berlebihan yang ada di bakso Pak Gomblo. Oh iya pak, Bakso Pak Gomblo sekarang jadi mahal, pentol disana sekarang jadi 1000 rupiah. Dulu Cuma 3000 saya bisa kenyang dengan pentol 6, sekarang mau beli pentol 6 saya mikir-mikir dulu. Eh, kanapa saya jadi curhat bakso Pak Gomblo yang jadi mahal.
Selamat ulang tahun ya pak. Telat ya pak saya ngucapinnya? Udah 1 bulan yang lalu ya? Maaf pak. Semoga bapak semakin imut, tumbuh sehat dengan pipi yang tembem. Oh iya pak kapan ngeluarin album baru? Saya tau kalo kantung mata bapak itu akibat mikir lagu baru kan? Saya doakan cepet keluar deh pak albumnya.

Tujuan saya mengirim surat ini adalah saya mempertanyakan keadilan yang ada di negara ini. Seperti contohnya dapat bapak lihat ketika malam minggu seperti ini orang-orang yang memiliki pasangan keluar untuk malam mingguan dengan pasangan mereka, sedangkan saya pak! Sedangkan saya! Saya hanya malmingan dengan leptop dan pacaran dengan JPEG! DIMANA KEADILAN BAGI JOMBLO-JOMBLO SEPERTI KAMI?! DIMANA?! Banyak tempat-tempat nongkrong yang ramai, dan tempat-tempat itu dipenuhi oleh orang-orang yang membawa PASANGAN MASING-MASING. Sedangkan saya dan jomblo-jomblo yang lain ketika pergi ke tempat nongkrong tsb harus melihat mereka dan itu amat menusuk hati kami! DIMANA KEADILAN BAGI JOMBLO-JOMBLO SEPERTI KAMI?! DIMANA?! Saya sangat menuntut keadilan bapak. Saya memiliki usul, apabila mereka-meraka yang memilik pasangan itu dikenakan pajak 50% ketika mereka makan bareng. Biar mereka gak usah makan di tempat umum, agar mereka tidak mengganggu batin jomblo-jomblo yang sedang makan. Selain itu saya juga punya usul agar setiap pasangan yang goncengan bareng apalagi sambil megang pinggul pasangannya itu supaya ditilang! Tau gak pak, orang-orang yang kecelakaan itu sebenernya mereka jomblo dan mereka jadi gak konsen ngemudi akibat galau ditengah jalan ngeliat pasangan yang goncengan. Liat deh kasus afroani(nama disamarkan), dia sebenarnya punya pasangan tapi pasangannya ninggalin dia dengan wanita lain. Semenjak jomblo dia jadi gak seksi, bisa bapak liat kan sendiri. Kenapa dia bisa nabrak kerumunan orang? Sebenarnya dia mengemudi dengan baik, sampai ketika dia jadi gak konsen dan galau waktu nyetir pas ngeliat orang lagi boncengan bareng pasangannya. Dia akhirnya nabrak kerumunan orang. Jadi bukan afroani yang salah. Tapi pasangan yang boncengan-lah yang salah! Sekali lagi pak, saya mohon keadilannya.

Bersamaan dengan surat ini, saya lampirkan puisi karya seorang kaskuser AbdChaniago View Post

APA KABAR NEGARA ?

kami hanyalah orang - orang lapar

yang menjelma angka - angka statistika di laptopmu

kami bernapas dengan debu dan kenalpot kota ini sampai mati, kami tak peduli dengan gajimu

kami hanyalah diagram yang terus meningkat di tiap kalian rapat,

kami hanyalah kerumunan trotoar, kami tersamar sampah - sampah kali, kami terselubung zebracross yang kalian lindasi

kami hanyalah kulit - kulit melepuh di siang hari, dan genangan tuak di malam hari

tak ada yang peduli,

kami hanyalah mitos bagi anak cucu kalian yang tidur di istana kasur

bagi kalian, kami hanyalah antrian panjang orang - orang terbuang

bagi kalian kami hanyalah pemandangan sekilas di perempatan kala lampu merah siang



tak ada yang peduli

di rumah tetangga kami masturbasi di depan tv

jemuran kami colongi

bocah - bocah kami sodomi



tak ada yang peduli

kami gelantungan di pintu - pintu bis kota

kami berjaya di atap - atap kereta

kami memperkosa siapa saja


tak ada yang peduli

kami tidak peduli betapa sejuknya kantor yang kalian duduki jadi jangan
pedulikan siapa yang kami buntingi hari ini

kalian tidak peduli betapa laparnya tidak makan 2 hari, jadi kami tidak peduli
betapa enaknya santap siang kalian hari ini

kami tidak menuntut dibuatkan istana jacuzzi, tapi biarkan perempatan yang
lampunya putus itu tetap gelap di malam hari

kami tidak mempedulikan berapa panjang gelar kalian, jadi biarkan jalan antar
provinsi ini tetap berlobang, pecah, hancur berhamburan

kami tidak mengganggu bocah - bocah yang kalian jemput sepulang sekolah,
jadi biarkan sudut pasar itu terlupakan dan tak terjaga sampai pedagang itu kami jarah

kami tidak merongrong hangatnya keluarga kalian, jadi jangan gusur lapak - lapak anak istri kami,
dengan perut laparnya mereka akan mati sendiri, atau mati di tangan kami



kami bernyanyi bahagia

tak ada yang mengajari kami tentang surga dan neraka

kami bisa minum dan mandi dari comberan manapun

kami minum anggur dan tuak merek apapun

kami bisa menyebrang dimanapun

kami bisa merampok siapapun, membunuh tanpa ampun

pun kami bisa mati dimanapun..

..
kapanpun..


Sekian surat dari saya, mohon maaf bila banyak salah kata
Oh iya pak, mau nyumbang kelas saya? kebetulan kelas saya kekurangan dana pak buat study tour
Terima kasih
Hormat saya



Indra Poetra
Jomblo 15 tahun

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS